Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tips

Cara Membuat Bahasa Sendiri

Bahasa buatan atau sering disebut  conlang  ( constructed language ) adalah bahasa yang sengaja dibentuk seseorang atau sekelompok orang untuk tujuan tertentu.  Conlang  biasanya dibuat sebagai penunjang dunia fiksi, seperti bahasa Elf dalam The Lord of The Ring atau bahasa Klingon dalam Star Wars. Namun ada juga  conlang  yang dibuat sebagai bahasa internasional alternatif, misalnya Esperanto. Entah apa pun tujuannya, membuat bahasa bisa sangat menarik dan memperluas wawasan linguistik. Berikut disajikan beberapa langkah membuat bahasa. 1. Suara / fonologi Tentukan jenis suara yang mau kamu masukkan dalam bahasamu. Kamu bisa memakai suara seperti pada bahasa Indonesia atau bahasa lain yang kamu pelajari. Huruf vokal umumnya ada 5, yaitu a, e, i, o, dan u. Tapi kamu bisa membuat variasi, misalnya ada 3 huruf vokal a, i, dan u seperti dalam bahasa Arab. Bisa juga kamu buat vokal-vokal a, ae, e, eo, eu, i, o, u seperti dalam bahasa Korea. Konsonan pun tak han...

Cara Mengatasi Minder dalam Menulis

Banyak orang suka menulis, namun tak semuanya mau menerbitkan tulisannya. Mereka yang baru terjun dalam dunia kepenulisan biasanya minder atau kurang percaya diri. Ada banyak alasan seseorang bisa minder, antara lain: merasa belum ahli dan masih pemula, membandingkan tulisan sendiri dengan penulis lain, serta takut dikritik dan dianggap jelek. Namun hal penting yang perlu kita sadari adalah "tak ada penulis yang sempurna". Tak ada penulis yang tulisannya langsung bagus dalam sekali coba. Setiap penulis pernah menulis sampah. Semuanya butuh proses hingga tulisan kita bisa jadi tulisan yang bagus. Kalau tidak percaya, coba periksa tulisan-tulisan awal dari blog orang terkenal. Tulisan itu pasti tidak sebagus tulisan mereka sekarang. Agar bisa melewati semua proses menjadi penulis yang baik, kita perlu percaya diri. Jika kita minder, bisa-bisa kita menyerah dan tak mau lanjut menulis lagi. Ada beberapa cara untuk mengatasi minder dalam menulis, antara lain: 1. Rutin berlatih Min...

Cara Terbaik Menjadi Produktif

Pada kehidupan modern saat ini, efisiensi adalah mata uang yang utama. Teknologi berlomba-lomba untuk jadi makin efisien. Misalnya akses internet yang jadi makin cepat, alat elektronik yang makin kecil dengan kapasitas makin besar, dan berbagai jasa yang makin mudah didapat hanya dengan ketukan jari di atas gawai. Dunia makin lama bergerak makin cepat dan kita tertuntut untuk jadi lebih produktif. Namun di masa pandemi, yang terjadi seringkali malah sebaliknya. Semuanya dapat dilakukan dari rumah dan kita jadi malas untuk bergerak dan beraktivitas. Jangan sampai jadi seperti Patrick di meme berikut. Pandemi bukan alasan bagi kita untuk berpangku tangan. Entah dalam kondisi apa pun, kita selalu bisa mengembangkan diri dan jadi produktif. Satu cara efektif yang saya pakai selama beberapa tahun ini adalah membuat jadwal sebelum tidur di malam hari. Membuat jadwal nggak sesimpel kedengarannya. Ada beberapa hal yang nggak boleh asal dan harus diperhatikan biar lebih efektif dan bisa dia...

Cara Mengatasi Overthinking

  Dari kemarin saya dengar beberapa kali orang ngomong soal overthinking. Yang satu pas lagi jalan, yang lain pas lagi di kafe, dan sisanya di sosmed. Rasanya terlalu random kalau semua itu kebetulan. Mungkin Semesta lagi ngirim pesan pada saya buat nulis ini. Tapi mungkin juga saya cuma overthinking soal overthinking. Kata Google, overthinking itu artinya berpikir berlebihan. Walau pun semua yang berlebihan itu katanya nggak baik, tapi saya rasa overthinking itu baik-baik saja. Coba lihat suatu tweet dari Mas @andihiyat berikut ini. Kalau para pemuda itu nggak overthinking, bisa jadi Indonesia nggak jadi merdeka. Bisa jadi nggak ada acara tujuhbelasan (soalnya merdekanya nggak pas tanggal 17, hehe). Tapi kemungkinan terburuknya, bisa jadi kita masih dikuasai penjajah. Maka kita perlu tahu arti penting overthinking agar bisa berubah dan berkembang. Kita nggak boleh mencegah overthinking. Soalnya kalau kita cegah, kita jadi nggak berpikir matang-matang, dan malah bertindak asal-...

Law of Attraction: Cara Mengubah Impian jadi Kenyataan

Pernahkah kamu merasa apa yang kamu bayangkan jadi nyata? Pernahkah kamu merasa apa yang kamu katakan benar-benar terjadi di kemudian hari?  Aku sering merasakan itu, hingga kupikir aku bisa meramal masa depan.  Baru beberapa bulan lalu aku mengerti, kalau aku menggunakan "law of attraction" secara tak sadar. Law of attraction atau hukum ketertarikan, berkata bahwa kita selalu menarik apa yang kita pikirkan. Kalau kita fokus pada kesedihan dan hal-hal negatif, hal itu pulalah yang tertarik pada kita. Kalau kita fokus pada pikiran positif dan percaya tujuan kita akan tercapai, jalan ke sana akan muncul di hadapan kita. Kita mengirimkan energi berupa pikiran dan emosi ke Semesta, lalu memperoleh kembali apa yang telah dikirimkan. Misalnya di suatu kompetisi, aku pernah merasa tidak percaya diri dan tak layak menang. Hasilnya, bisa ditebak, aku tak menang. Sebaliknya saat penerimaan mahasiswa baru, aku melihat anak-anak berprestasi dipamerkan di depan gedung Sabuga ITB dan bersa...

Tips Belajar Menjadi Penulis

Sejak kecil aku suka membaca dan membuat cerita. Aku bercita-cita menjadi penulis buku best-seller. Walau pun kuliah di jurusan kimia, aku tak bisa menyangkal kalau aku selalu ingin menjadi penulis. Aku tak bisa membayangkan kerja kantoran 8 jam sehari, melakukan hal yang sama persis terus-menerus sepanjang hidup. Terlalu monoton dan membosankan untuk jiwaku yang bebas. Setelah lulus kuliah dan terpapar oleh kondisi pandemi, aku mengisi waktuku dengan menulis. Aku mencoba serius menjadi penulis. Tadinya aku tak pernah percaya diri pada tulisanku. Aku terlalu perfeksionis. Aku hanya berbagi ceritaku pada teman-teman terdekat. Dulu aku merasa tulisanku belum layak untuk diterbitkan atau disebarkan secara luas. Untuk mengisi waktu luang, aku sempat ikut pelatihan menulis online. Di sana dijabarkan cara-cara menulis yang secara tak sadar sudah kuterapkan. Aku juga sempat bertanya-tanya pada seorang kenalan yang bukunya sudah diterbitkan di Gramedia. Aku ingin belajar serius jadi penulis. A...